pos giv

Suamiku.........

Diposting oleh Unknown | 04.32 | | 0 komentar »

suamiku, engkau adalah anugerah dan kenikmatan yang besar yang Allah karuniakan kepadaku. Ketika banyak para wanita yang belum menikah, Allah mengaruniakanku seorang suami shalih -Insya Allah- seperti dirimu. Ketika banyak dari para wanita yang mempunyai suami yang tidak memperhatikan agama istrinya, Allah memberikanku seorang suami yang selalu menyemangatiku untuk hadir ke majelis-majelis ilmu. Ketika banyak suami yang acuh-tak-acuh dengan perbuatan-perbuatan istrinya yang salah, Allah memberikan kepadaku seorang suami yang selalu menasehatiku. Ketika banyak suami yang tak peduli halal dan haram ketika ia mencari rezeki, Allah memberikan kepadaku seorang suami yang merasa cukup dengan yang halal. Banyak lagi kebaikan dan keutamaanmu, apakah pantas  bagiku untuk tidak bersyukur kepada Allah atas nikmat dirimu, apakah pantas bagiku untuk tidak berterima kasih  kepadamu dengan segala kebaikanmu, kasih sayangmu, perhatianmu, jerih payahmu untuk diriku…

suamiku, segala puji bagi Allah sematalah kemudian karena sebab pendidikan orang tuaku yang baik, yang telah mempersiapkan dan mendidikku untuk menjadi seorang istri dan ibu rumah tangga yang baik, sehingga aku sadar bahwasanya pernikahan bukanlah surga yang tak ada problema, kesusahan dan kesulitan. Dan juga bukanlah neraka yang ada hanya kesusahan dan kesengsaraan. Semoga dengan sebab itu aku lebih siap dan tegar jika kesusahan, kesulitan datang menerpa. Wahai suamiku, Insya Allah engkau akan mendapatiku menjadi pendamping  yang kokoh dalam mengarungi kehidupan rumah tangga ini, hanya kepada Allahlah aku memohon pertolongan.

suamiku, rezeki yang halal sudah sangat cukup bagiku. Nafkah yang kau berikan kepadaku sebagai bentuk tanggungjawabmu sebagai seorang suami sangatlah besar walaupun menurut sebagian orang dinilai kecil. Keindahan dan kebahagian hidup ini adalah ketika kita bisa bersyukur dan hidup dengan qana’ah. Ya Allah, aku berlindung kepadamu menjadi istri yang tidak pandai bersyukur yang bisanya hanya menuntut, terlebih lagi menjadi sebab suaminya mengambil yang haram.

Wahai suamiku, anak-anak kita adalah buah hati kita, buah cinta kita. Karunia yang Allah karuniakan kepada kita, sekaligus merupakan amanah yang Allah amanahkan kepada kita. Insya Allah, aku akan mendidiknya dengan pendidikan yang baik, dengan penuh kasih sayang dan kelembutan. Aku akan mendidiknya untuk mentauhidkan Allah, aku akan mendidiknya agar taat kepada Allah dan Rasul-Nya, aku akan mendidiknya agar berbakti kepada orangtuanya. Semoga Allah mengkaruniakan anak yang shalih dan shalihah kepada kita. Amiin.




suamiku, Insya Allah aku akan selalu taat dan berbuat baik kepadamu dengan menjaga kehormatanku, menjaga diriku dari menyakitimu, tidak lalai melayanimu, tidak keluar rumah tanpa seizinmu, tidak menyebarkan problema rumah tangga kepada orang lain. aku mencintai dan menyayangimu, dekaplah aku di kehangatan cinta dan kasih sayangmu, belailah aku di kelembutan perhatianmu, hiburlah  aku di canda dan tawamu semoga Allah melanggengkan rumah tangga kita dan mengumpulkan kita di dalam surga-Nya.


Ayahku (Renungan)

Diposting oleh Unknown | 02.38 | | 0 komentar »








Di suatu pagi seorang ayah membacakan cerita untuk anak perempuannya. Setelah membacakan cerita, si ayah bertanya kepada anaknya : 
"Nak, apa kamu sayang Ayah...???"

Si anak menjawab, "Tentu saja aku sayang Ayah"

Ayahnya tersenyum lalu bertanya, "Kalau begitu, boleh Ayah minta kalungmu...???"

Lalu si anak menjawab, "Ayah, aku sayang Ayah, tapi aku juga sayang sama kalung ini"

Lalu Ayahnya berkata, "Ya sudah tidak apa-apa, Ayah hanya bertanya saja"

Si ayah lalu pergi.

Di hari berikutnya selama 3 hari berturut-turut, ayahnya menanyakan hal yang sama & si anak pun menjawab dengan kata-kata yang sama.

Si anak berpikir sambil memegang kalung imitasi kesayangannya itu, "Kenapa tiba-tiba Ayah mau kalung ini...??? Ini kalung yang paling aku sayangi, kalung ini pun pemberian Ayah juga..."

Lalu hari berikutnya, sang Ayah menanyakan hal yang sama, lalu si anak berkata,

"Ayah, Ayah tahu aku sayang sama Ayah dan juga kalung ini. Tapi kalau Ayah mau kalung ini, ya sudah aku berikan ke Ayah"

Si anak memberikan kalungnya dan Ayahnya mengambilnya dengan tangan kiri, lalu Ayahnya memasukkan tangan kanannya ke saku kanan dan mengambil kalung berbentuk sama namun emasnya asli.

Ayahnya mengenakannya pada leher anaknya, "Anakku, sebetulnya kalung ini sudah ada di saku Ayah sejak pertama kali Ayah meminta kalungmu, tapi Ayah menunggu kamu memberikan sendiri kalungmu itu dan Ayah gantikan dengan yang lebih baik dan indah..."

Si anak menangis terharu.

Seringkali kita merasa Allah tidak adil.Allah yang memberikan tapi kenapa Allah juga yang mengambilnya, kadang kita selalu sakit hati, sedih dan kecewa, tapi tidakkah kita tahu, di saat Allah mengambil sesuatu yang berharga dari kita, ternyata Allah punya rencana lain. Allah mau menggantikannya dengan yang LEBIH BAIK lagi dari apa yg sudah kita miliki sekarang.

Sahabatku........
Terimalah apapun yg kita alami (bersabar),
Berilah apa yang harus kita berikan (beramal),
Kembalikanlah apa yang diminta oleh Allah (ikhlas), dan
Tetaplah bersyukur, maka rejekimu akan dilipat gandakan.








Indahnya Canda Suami Istri,, ♥ ^_^ ♥

Abi : "Mi,, Hmm.. maaf yaaa.. belakangan ini tangan abi agak kasar."

Ummi : "Ahh.. gpp koq bi.. emangnya kenapa?"

Abi : "Soalnya tiap hari abi jadi kuli."

Ummi : "Yang bener bi.. di manaaa?"

Abi : "Di hati ummi.. Abi sedang buatin istana cinta buat kita berdua.." [hahahaha ampuuuuuun] :D

Abi : "Ummi.. kok mata umi merah gitu..?"

Ummi : "Yang bener bi?"

Abi : "Iya... umi sakit ya?"

Ummi : "Nggak kok, baik-baik aja nih."

Abi : "Tapi gak apa2 mi, karena merahnya kayak gambar hati abi.."
[assyeeek...] :)

Ummi : "Abi sayyaaang... kamu capek ya..?"

Abi : "Haaahhh, koq ummi tau..?"

Ummi : "Soalnya Abi berlari-lari terus di pikiran ummi.."
[priiikitiuwwwwwww] :D

Ummi : "Boleh pinjem flashdisknya Abi?"

Abi : "Boleh, mau buat apa mi?"

Ummi : "Buat transfer hati umi ke hati abi.." [hu..huy] :D

Abi : "Tolong ambilin piring donk, mi"

Ummi : "Buat apa bi?"

Abi : "Ini buat nampang cinta abi sm ummi yang meluber..." [gak kukuu hihihihi] :D





_Suami SMS Istrinya_

suami : "yank, ini kan malem minggu, abang apeli ya?"

dibales istrinya : "iya boleh bang, tapi kan lagi hujan nih... ntar abang kebasahan deh"

suami : "ya nanti abang pinjem handuknya buat ngeringin badan kan bisa"

istri : "iya deh. tapi udara dingin banget banget bang, nanti abang kedinginan looo"

suami "gpp yank, ngeliat ayank aja dinginnya ilang kok. abang juga kangen jahe anget buatan ayank"

istri : "ihhh, abang so sweet bangettt. iya bang, ini juga lagi bikin jahe anget. oh ya,,, jangan lupa ya bang ntar bawain bunga mawar mewar kesukaan adek"

suami : " tenang yank, ini di ruang tamu sudah ada bunga mawar kok, sekalian potnya"

istri : "loh, loh, emang abang lagi dimana sekarang??"

suami : "di ruang tamu. lha ayank lagi dimana juga??"

istri : "di dapur bang, hihihi"
.
*ISENG AMAT, istri di dapur, suami di ruang tamu pake SMS-an segala, ckckck. =D

Yang Penting SaMaRa plus ber-Pahala  hihiihhiihi ^_^

Kenapa cewek harus sholihah ??

Diposting oleh Unknown | 18.01 | | 0 komentar »

Kebanyakan cewek pasti pada pernah dengar nasehat atau doa dari ortu ataupun ustadz, untuk jadi cewek yang sholihah. Tapi pernah nggak kita mikir, kenapa ya yang diharapkan dari kita, rata- rata semuanya begitu. Semoga yang dibawah ini bisa jadi sedikit jawaban buat kita,

Alasan pertama, karena cewek itu istimewa dan indah. Karena itulah, jangan jadi tersangka dari pengrusak hidup kamu sendiri. Asal tahu aja, kebebasan yang banyak di koar- koarkan buat cewek itu sebenarnya dan ternyata cuman omong kosong. Kebebasan itu mereka artikan nggak lebih dengan bebas tanpa ada aturan yang mengikat. Padahal nyatanya, hidup memang kudu pake aturan, friend.Kebebasan nggak lebih cuma sekedar topeng yang ada tanggal kadaluarsanya. Saat topeng itu kebuka, yang ada bukan lagi hal- hal yang menyenangkan kita, namun justru merendahkan kita serendah-rendahnya. Nggak percaya? perhatikan aja berapa banyak cewek yang jadi korban pelecehan yang kemudian masa depannya suram gara- gara diawalnya mereka menuntut kebebasan dalam bergaul, berpakaian, dll. So, indahkan dan istimewakan diri kamu dengan menjadi wanita sholihah yang berarti juga pandai menghargai diri sendiri.

Alasan kedua, karena kita sebagai cewek udah dikasihwarning sama Rasulullah SAW, kalo kebanyakan penghuni neraka adalah dari golongan wanita. Rasulullah SAW bersabda "aku diperlihatkan neraka ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita karena mereka kufur, ditanyakan : apakah mereka kufur kepada Allah ? Nabi menjawab : mereka ( isteri ) kufur kepada suami dan kufur terhadap kebaikan - kebaikan suami. Seandainya engkau berbuat kebaikan kepada salah satu mereka selama satu tahun kemudian dia melihat sesuatu (kejelekan) darimu, maka dia berkata : aku tidak melihat kebaikan darimu sama sekali."(HR Bukhori).

Cewek yang sholihah, pastinya juga cerdas dengan peringatan semacam ini. Secara, Nabi Muhammad SAW sendiri gitu yang sudah mensabdakan, masak iya kita masih nggak percaya. Saat kamu memutuskan untuk menjadi sholihah, kamu juga bakal mensetting pikiran kamu bahwa belajar tentang Islam itu penting. Selain itu kamu juga akan menyadari kalau kenikmatan dunia bukanlah segalanya. Berat memang, apalagi udah pada tahu pasti kalau yang paling hobi belanja adalah cewek, yang hobi dandan dengan segala pernak- pernik dan koleksinya juga adalah cewek, yang kebanyakan cinta dunia itu, biasanya cewek.

Alasan ketiga, karena cuma wanita sholihah yang bakal hidunya tenang dan damai. Selain itu, cuma cewek sholihah yang bisa mendamaikan dan menenangkan sekitarnya. Bayangin aja friend, ketika kita berada pada keadaan yang serba ribet, eh tiba- tiba datang seseorang yang kemudian mampu memberi pencerahan kepada kita dan membantu kita keluar dari masalah, apa nggak asyik tuch?. Dan udah kodratnya dari sana, kalau hanya cewek sholihah yang akan punya kelembutan jiwa, kelapangan hati dan pemahaman yang mendalam seperti itu.
Apalagi friend, kalo nanti saatnya tiba, yaitu di hari kamu akan mendapatkan pasangan alias suami, maka yang akan mendamaikan dan membahagiakan mereka bukanlah hanya masalah kecantikan, harta, dan dari status sosial alias keturunan mana kamu berasal. Tapi yang membahagiakan adalah kesholehan dan hati kita yang selalu terpaut dengan Allah lewat dalamnya keilmuan islam yang kita punya. Ini persis banget dengan yang disabdakan Nabi Muhammad SAW,

“Wanita itu dinikahi karena 4 perkara. Karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah wanita yang memiliki agama, engkau akan bahagia.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Cewek yang sholihah pasti akan berusaha menjaga apa yang dimiliki suaminya sebagai amanah yang benar- benar kudu di pegang. Dia akan takut kepada Allah, no matter suaminya melihat atau nggak. Dari sanalah akhirnya  para suami akan selalu merasa tenang dan percaya. Wajarlah, karena didunia ini siapa yang mau hidup serumah dengan seseorang yang akhirnya akan jadi musuh yang mengkhianatinya?

Alasan Keempat, karena dengan menjadi sholihah itu, kita akan mudah berbahagia.
Friend, siapa sih di dunia ini yang mau hidup dalam kesedihan? jawabannya pastilah nggak ada. Dan saat kamu memutuskan untuk Cut off segala keburukan dan menggantinya dengan ketaatan kepada Allah SWT, otomatis pikiran dan jiwa kamu juga akan mengikuti untuk tunduk kepadaNya. Semua yang kamu hadapi akan terasa gampang dan kecil banget, karena hati kamu selalu terpaut kepada Allah, sang maha penolong. Hal ini pastinya berbanding terbalik dengan mereka, para cewek- cewek yang cuma seneng hura- hura dan membuang- buang umur plusmembiarkan diri mereka kosong dari ketakwaan. Rasanya hidup bakal terasa semrawut dan ribet banget, karena mereka nggak punya sandaran yang jelas, saat mereka dapat cobaan.
Jadi...kalau masih ada yang bertanya, tentang kenapa jadi cewek kudu sholihah? jawabannya karena pastinya akan ada seribu satu alasan kebaikan yang lain yang hanya bisa didapat saat kita menjadi cewek yang sholihah. Dan sudah menjadi kepastian juga kalau hanya wanita atau cewek yang baik, yang akan punya kehidupan yang baik, jodoh yang baik, lingkungan yang baik dan akhirnya surga yang terbaik pula. Bukannya itu memang yang diinginkan setiap orang, yaitu selalu dapat kebaikan, diperlakukan dengan baik, dan berakhir hidupnya dalam kebaikan?.
So, masih nggak mau jadi cewek sholihah?

(voa-islam.com)

dia istri mu...... :)

Diposting oleh Unknown | 05.01 | | 0 komentar »

Bila kau tak bisa membuatnya Tersenyum, Janganlah kau membuatnya Menangis…
Bila kau tidak bisa membuatnya Bahagia, Janganlah kau membuatnya Menderita…
Bila kau tidak bisa Memujinya, Janganlah kau Mencelanya…
Bila kau tidak bisa menghantarnya ke Syurga, Janganlah kau menjerumuskannya ke Neraka…

Istrimu bukan pembantu yang cuma dibebankan Kewajiban2 untuk melayanimu,
Tapi dia adalah amanah yang memiliki hak atasmu...

Dia Memiliki Hak Untuk Bahagia,
Hak Untuk Dimuliakan,
Hak Untuk Kau Arahkan Kepada Keselamatan,
Dan Lebih Dari Itu, Dia Sama Sepertimu...
Punya Perasaan Ingin Diperhatikan dan Disayangi. Kalau Bukan Darimu Dari Lelaki Mana Lagi?